SURABAYA, LAPAKBERITA.ID – Mengusung semboyan “Ingaran Mustikaning Laku Hamemayu Hayuning Bawono”, Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) menekankan sifat sabar. Sabar yang dimaksud menurut Ki Suliad selaku ketua cabang Surabaya adalah orang yang sukses dan menang dalam menghadapi situasi apapun disekitar kita.
Uraian tersebut merupakan tema yang diangkat LP2BN cabang Surabaya saat mengadakan Halalbihalal di kediaman ketuanya, pada Minggu (7/5/2023) siang.
Tujuan kegiatan tersebut selain untuk mempererat tali persaudaraan, menyambung silaturahmi, sebagai tempat saling bermaafan, untuk mendapat ridha Allah SWT, juga merupakan langkah nyata LP2BN Surabaya dalam upaya melestarikan budaya termasuk ilmu adiluhung warisan Nusantara.
Ketua panitia dalam sambutannya menekankan pentingnya asas saling menghormati sendi-sendi dan nilai budaya masing-masing bangsa, sehingga menurutnya jika semua sudah faham, tidak ada lagi orang Arab mengolok-olok budaya Jawa begitupun sebaliknya.
“Budaya kita jaga dan dilestarikan seperti kakang kawah adi ari-ari, sak dulur papat kalimo pancer,” ujar ketua panitia.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC LP2BN Surabaya Ki Suliad, menyampaikan rasa bangganya terhadap para pelestari budaya, yang telah hadir pada acara tersebut, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap budaya luhur Nusantara.
“Budaya adalah proteksi diri terhadap perilaku yang kurang baik, untuk itu jangan malu menggunakan atribut budaya, dengan mengenakan busana budaya Nusantara, maka kita seakan ikut menjaga perilaku, agar tidak bertentangan dengan uniform yang dikenakan,” papar Ki Suliad.
Menurut pengurus, LP2BN sedang melakukan program pengkaderan terhadap generasi muda milenial untuk pengenalan budaya tanah Jawa. Para penggiat budaya mengenalkan situs dan peninggalan budaya leluhur yang kaya dan istimewa agar tidak terpengaruh dengan budaya asing yang masuk ke Nusantara.
Acara halalbihalal kemudian ditutup dengan ramah tamah sembari melakukan pembahasan-pembahasan ringan terkait program kerja LP2BN kedepannya.
Diakhir acara, ketua LP2BN Surabaya berpesan, “Jadilah Muslim Nusantara jadilah seorang budayawan sejati”.(met)