PAMEKASAN,LAPAKBERITA.ID – Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim kembali digagalkan. Dalam kejadian yang berlangsung pada Kamis, (20/03/2025).
Seorang perempuan berinisial (A) kedapatan mencoba menyelundupkan Narkotika jenis Narkoba dengan cara menyembunyikannya di dalam organ intimnya.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim, Fathorrosi mengungkapkan bahwa aksi ini terungkap ketika petugas mencurigai gerak-gerik wanita berinisial (A) yang sering ke kamar mandi saat membesuk salah satu Warga Binaan berinisial (B).
Berdasarkan insting petugas Lapas, akhirnya di lakukan pemeriksaan barang kunjungan yang di terima Warga Binaan berinisial (B) setelah jam besukan berakhir dan ditemukan 2 paket narkoba seberat 11.2 gr.
“Petugas kami menemukan narkoba seberat 11.2 gr yang disembunyikan di dalam organ Intim dan diselipkan di barang kunjungan. Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk upaya penyelundupan narkoba, baik oleh pengunjung maupun Warga Binaan sendiri. Pengawasan di Lapas terus kami perketat, dan petugas selalu siaga dalam mendeteksi modus-modus baru seperti ini,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kewaspadaan petugas yang rutin melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan yang masuk ke dalam Lapas. Menindaklanjuti kejadian ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim langsung berkoordinasi dengan Polres Pamekasan untuk proses hukum lebih lanjut.
Pelaku beserta barang bukti segera diserahkan kepada kepolisian guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan kasus.
Lebih lanjut, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim, Fathorrosi mengapresiasi ketelitian petugas yang berhasil menggagalkan aksi tersebut serta menegaskan pentingnya kerja sama dengan kepolisian.
“Kami terus berkoordinasi dengan Polres Pamekasan dan pihak terkait lainnya untuk mengusut jaringan di balik penyelundupan ini. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat, dan kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberantas peredaran narkoba di dalam lapas,” tambahnya. (Abd)