TANGERANG,LAPAKBERITA.ID – Seorang berinisial Fs (27) warga Balaraja Kabupaten Tangerang,yang menjadi korban penembakan kawanan pencuri kendaraan bermotor didepan salah satu swalayan di Jayanti pada Jumat (15/11/2024) akhirnya meninggal dunia saat mendapatkan perawatan Intensif .
Informasi yang diperoleh menyebutkan korban meninggal dunia Jumat (15/11/2024) sore pukul 16.52 WIB saat menjalani perawatan diruang intensifve care unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja
Dr. Aang Sunarto di Tangerang, Banten Sabtu. Ia mengungkapkan jenazah korban Fs telah dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.
Aang mengatakan bahwa korban pada saat itu dievakuasi ke rumah sakit sudah dalam kondisi kritis. Bahkan tim dokter telah melakukan Operasi untuk pengangkatan proyektil yang mengenai bagian kepala korban.
“Saat dirawat di ICU ,korban diberikan bantuan nafas dilakukan visum bagian luar. Untuk penyebab meninggal,kami tidak bisa menyimpulkan itu harus bisa menyimpulkan. Itu harus hasil visum dan itu pun harus disampaikan pihak kepolisian,” ucapnya.
Debelumnya, aparat kepolisian Resort kota (Polresta )Tangerang, Banten, telah mengidentifikasi dua orang terduga pelaku penbakan seorang pria disepan toko swalayan Jayanti.
Kepala Satuan Reserse kriminal (satreskrim) Polresta Tangerang Kompol Arief N.Yusuf menyampaikan bahwa, kasus tersebut sedang ditangani timnya dengan menganalisa rekaman television,(CCTV) guna dapat segera mengungkap pelakunya.
“Dari kejadian perkara, tim penyidik berhasil mengumpulkan informasi dan petunjuk. Dengan hasil terdapat dua orang terduga sehingga kami akan melakukan identifikasi,” katanya.
Arief mengatakan, timnya kini sedang menguji balistik barang bukti proyektil yang ditemukan dilokasi kejadian dan dari tubuh korban yang tertembak.
“Kami juga saat ini sedang mengidentifikasi benda yang melukai korban,” ungaknya.
Penyidik kepolisian belum dapat memastikan jenis senjata api yang digunakan para pelaku.
“Jadi, belum bisa sebutkan senjata jenis apa yang digunakan pelaku untuk melukai korban, “ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian, tersebut berlangsung sangat cepat. Korban berinisial Fs yang saat itu sedang berada didalam toko swalayan, tiba -tiba mengetahui sepeda motornya akan dicuri kawanan curanmor.korban spontan keluar dari swalayan dan berupaya menggagalkan aksi kriminal yang dilakukan para pelaku.
“Korban berusaha menyelamatkan motornya yang mau dicuri olah pelaku. Namun, pelaku menembak korban dan mengenai kepalanya,” paprnya.
Akibat tembakan pada bagian kepala itu membuat korban langsung terkapar. Para pelaku setelah menembak melarikan diri.” imbuhnya. (Dang)