SURABAYA, LAPAKBERITA.ID – Agustus menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada 17 Agustus 1945.
Pemerintah memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sejak saat itu, Indonesia terbebas dari belenggu penjajahan bangsa asing dan berdaulat penuh sampai saat ini.
Dalam hal ini, Biasanya masyarakat Indonesia mengadakan berbagai kegiatan menarik untuk memeriahkan perayaan Hari UlangTahun kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Seperti halnya yang dilakukan oleh warga RT 01 RW 02, Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan Agustusan kali ini melibatkan tiga elemen, yaitu pengurus RT, remaja Karang Taruna, dan ibu-ibu PKK.
Panitia mengagendakan rangkaian semarak HUT ke-78 RI. Salah satunya ada lomba Agustusan. Acara perlombaan terbagi menjadi tiga kategori. Yaitu anak-anak, dewasa laki-laki, dan dewasa perempuan atau ibu-ibu. Kemarin tanggal (13/8/2023.Giliran jadwal lomba memasukkan paku kedalam botol, gigit koin dan himpit balon. Bertempat didepan balai RT 01, warga dan peserta lomba nampak antusias menyaksikan jalannya perlombaan mulai pagi hingga larut sore.
Pada Lomba Agustusan tahun ini, Ada yang Mual hingga Tersungkur. Sebagian peserta anak-anak sempat mual saat melihat tim panitia lomba sedang melumuri koin dengan kecap manis dan tepung. Terdengar, sebagian anak melontarkan kata “nggilani”(menjijikkan), atau celotehan kata yek..(ungkapan jijik). Bahkan ada yang sampai berlari ke kamar mandi karena merasa mual dengan mulut belepotan usai menggigit koin dari pepaya yang berlumur kecap dan tepung.
Lebih lanjut, Semakin sore perlombaan semakin seru dan menantang. Kali ini pesertanya gak cuma anak-anak, tapi ibu-ibu pun yang saat itu menghadiri kegiatan rutin PKK dan arisan. Para peserta harus berjalan dalam satu barisan kelompok sambil menghimpit balon.
Lucunya lagi, saat musik diputar (on), peserta wajib berhenti dan berjoget. Saking semangatnya jalan cepat, salah satu anggota kelompok sampai tersungkur dijalan. Sontak, semua penonton tertawa lepas dan bersorak usai menyaksikan kejadian lucu itu. Ada juga yang tertawa menyaksikan jogetan ibu-ibu atau polosnya anak kecil yang
bingung dengan alur lombanya.
Selain memupuk kebersamaan dan cinta tanah air, kegiatan Agustusan ini bisa menjadi momen tegur sapa dan interaksi antar warga. Bukankah cita-cita bersama akan mudah tercapai jika semua anggotanya saling kolaborasi, bahu membahu dalam hal kebaikan?. Seperti semboyan atau tema Agustusan RT 01 tahun ini yaitu, Rukun bersatu,Tangguh untuk Indonesia Satu RT 1.
(Aish)